Faktual dan Berintegritas


PADANG -- Jalur alternatif Padang-Bukittinggi via Malalak bukan hanya sekadar lewat. Setidaknya ada beberapa spot pemberhentian atau persinggahan menarik bagi pengguna jalan.

Salah satu spot menarik adalah di daerah Malalak, Kabupaten Agam. Kawasan yang ditandai dengan tulisan "Welcome to Malalak" adalah favorit di jalur itu.

Di titik ini, pengguna jalan selain bisa menikmati panorama alam, juga bisa melepas selera. Bermacam minuman dan makanan ringan tersedia di tempat tersebut.

Salah satu yang khas dan sudah tersohor adalah kopi tatungkuik. Minuman ini unik, karena sesuai nama, penyajiannya dilakukan secara terbalik. Selain itu ada pula kopi kawa, teh talua, kopi talua dan lainnya.

Soal makanan bisa dipesan mie instan rebus, mie instan goreng, pecel ayam dan lainnya. Tersedia pula tahu sumedang. 

Tidaklah mengherankan semua warung di spot ini penuh sesak oleh pengguna jalan. Mereka adalah pengguna jalan yang berasal dari berbagai kawasan, termasuk perantau. 

Pengakuan warga setempat sejak hari kedua lebaran tempat dimaksud ramai oleh pengguna jalan. "Tapi dibanding lebaran tahun lalu agak sepi Bang," ujar warga setempat yang biasa dipanggil St. Marajo. (sp)

 
Top